Lewati ke isi

!CONTACT

Definisi kondisi kontak

Parameter

GRPID       = ID grup kondisi batas
INTERACTION = SSLID(kontak dengan pergeseran kecil, bawaan) / FSLID(kontak dengan pergeseran hingga) / TIED(kendala terikat)
NTOL        = ambang konvergensi arah normal kontak (bawaan: 1.e-5)
TTOL        = ambang konvergensi arah tangensial kontak (bawaan: 1.e-3)
NPENALTY    = penalti arah normal kontak (bawaan: matriks kekakuan × 1.e3)
TPENALTY    = penalti arah tangensial kontak (bawaan: 1.e3)
CONTACTPARAM = nama set parameter deteksi kontak (ditentukan oleh !CONTACT_PARAM, NAME)

** Baris ke-2 dan seterusnya **

Jika INTERACTION = SSLID, FSLID

(Baris kedua) PAIR_NAME, fcoef, factor
Nama variabel Atribut Deskripsi
PAIR_NAME C Nama pasangan kontak (didefinisikan dengan !CONTACT PAIR)
fcoef   R Koefisien gesek (bawaan: 0.0)
factor   R Kekakuan penalti gesek

Jika INTERACTION = TIED

(Baris kedua) PAIR_NAME
Nama variabel Atribut Deskripsi
PAIR_NAME C Nama pasangan kontak (didefinisikan dengan !CONTACT PAIR)

Contoh

!CONTACT_ALGO, TYPE=SLAGRANGE
!CONTACT, GRPID=1, INTERACTION=FSLID
  CP1, 0.1, 1.0e+5

Catatan

  • Jika CONTACTPARAM ditentukan, !CONTACT_PARAM yang dirujuk harus didefinisikan sebelum kartu !CONTACT. Jika parameter ini dihilangkan, set parameter deteksi kontak bawaan digunakan.